Jumat, 20 Desember 2013

PROSEDUR PENILAIAN AKHIR

PROSEDUR PENYUSUNAN NILAI AKHIR SEMESTER

1. RATA-RATA NILAI ULANGAN HARIAN/ULANGAN SK/KD (X)
2. RATA-RATA NILAI PENUGASAN/PR (Y)
3. NILAI ULANGAN TENGAH SEMESTER. (UTS)
4. NILAI ULANGAN AKHIR SEMESTER DI KALI 2 (P)



NILAI RAPORT  =   X + Y + UTS + 2 (P) : 5

UNTUK MENGETAHUI KETUNTASAN BELAJAR INDIVIDU ANAK,  BANDINGKAN 
DENGAN NILAI KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) YANG HARUSNYA TELAH
ADA.(TIDAK DIBUAT SERTAMERTA SAAT PENULISAN RAPORT)  JIKA NILAI AKHIRNYA ADALAH : 



1.    <   KKM  (TIDAK TUNTAS BELAJAR)
2.    ≥   KKM  (TUNTAS BELAJAR)

SEBAGAI CONTOH :

JIKA KKM MATA PELAJARAN MATEMATIKA ADALAH 62 MAKA :

1. SISWA YANG MEMPEROLEH NILAI AKHIR LEBIH KECIL/KURANG DARI 62 
    TERMASUK PADA KATAGORI TIDAK TUNTAS.

2. SISWA YANG MEMPEROLEH NILAI AKHIR LEBIH DARI/SAMA DENGAN 62
    TERMASUK PADA KATAGORI TUNTAS

  
JIKA TERDAPAT NILAI RAPORT TIDAK TUNTAS MAKA MENJADI PERHATIAN BERSAMA UNTUK MELAKUKAN BIMBINGAN KHUSUS  PADA SEMESTER SELANJUTNYA  AGAR DAPAT MENCAPAI KKM.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar